10 October 2026 09:08
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia menegaskan bahwa program Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) bukanlah bentuk militerisasi terhadap masyarakat. Sebaliknya, program ini dirancang untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, memiliki identitas kebangsaan, serta mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun global.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, saat membuka sosialisasi program KKRI kepada ratusan siswa SMA dan SMK di Semarang, Jawa Tengah. Melalui sosialisasi ini, para siswa dibekali kemampuan kepemimpinan, bela negara, dan wawasan kebangsaan.
Baca Juga :
Pembinaan ini dinilai kian relevan guna memperkuat ketahanan nasional di tengah berkembangnya ancaman nonmiliter yang kian kompleks, mulai dari disinformasi, perang siber, peredaran narkoba, hoaks, hingga bencana alam.
"Jadi kegiatan ini bukan kegiatan militerisasi atau bukan menjadikan masyarakat menjadi militer, tetapi dalam rangka membantu menyiapkan generasi muda Indonesia yang siap untuk berkompetisi, memiliki identitas,” tegas Brigjen TNI Parluhutan Marpaung dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu, 10 Oktober 2026.