NEWSTICKER

Ahli Digital Forensik: Abnormal Shutdown Tidak Merusak DVR CCTV

20 January 2023 16:22

Sidang lanjutan perintangan penyidikan atas meninggalnya Brigadir J kembali digelar, Jumat (20/1/2023). Saksi ahli digital forensik, Hermansyah mengungkapkan abnormal shutdown tidak menyebabkan rusaknya DVR CCTV di sekitar rumah Duren Tiga. Diketahui, DVR CCTV tersebut menjadi salah satu barang bukti dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir J.

"Jadi, yang merusak hardware itu paling tidak ada lima penyebabnya, petir, vooltage, naik turun, panas, itu yang menyebabkan abnormal dari definisi saya sebagai orang IT yang merusak DVR adalah itu," ujar Hermansyah saat bersaksi di sidang lanjutan perintangan penyidikan atas meninggalnya Brigadir J dengan terdakwa Arif Rachman Arifin, Jumat (20/1/2023). 

Sebanyak empat saksi meringankan dihadirkan untuk memberikan keterangan untuk terdakwa Arif Rachman Arifin hari ini. Keempat saksi ahli meringankan tersebut yakni, Ahli Digital Forensik Hermansyah, Ahli Komputer Forensik dan Kriptografi Setyadi Yazid, Ahli Psikiatri Forensik Natalia Widiasih, dan Ahli Hukum Administrasi Negara Dian Puji Simatupang.

Sebelumnya, Arif Rachman Arifin didakwa atas perkara obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J. ia didakwa bersama dengan enam anggota Polri lainnya, yakni Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, Irfan Widyanto, serta Baiquni Wibowo dan Chuck Putranto.

Ketujuhnya terdakwa tersebut didakwa atas Pasal 49 jo Pasal 33 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.