NEWSTICKER

Fakta Penyesuaian Tarif Angkutan Umum & Ojol

7 September 2022 13:27

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tentu saja menimbulkan efek domino bagi perekonomian di Indonesia pada Rabu (7/9/2022). Kementerian Perhubungan telah resmi mengumumkan tarif baru ojek online setelah sempat ditunda sebanyak dua kali penerapannya.

Terdapat tiga unsur yang terkena imbas dari kenaikan harga BBM, yaitu harga kebutuhan pangan, biaya transportasi dan biaya logistik. Semua unsur tersebut akan ikut mengalami kenaikan. Dampak terbesar yang dapat dirasakan adalah angkutan umum dan ojek online.

Pada Senin (5/9/2022), Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa untuk komponen bahan bakar dinilai menjadi komponen yang cukup besar memiliki andil pada operasional layanan transportasi berkisar 11-40%. Sehingga harus melakukan sejumlah penyesuaian. 

Dewan Trasportasi Kota Jakarta (DTKJ) berharap, pemerintah berhitung ulang soal alokasi subsidi angkutan umum sehingga tidak terjadi kenaikan tarif yang terlalu signifikan. 

"Kita (DTKJ) masih ada empat ribuan mikro bus yang belum tergabung dan diberikan subsidi oleh pemerintah DKI Jakarta, ketika sekarang ada kenaikan tarif tentunya penyesuaian itu akan kita prioritaskan untuk angkutan umum yang belum diberikan subsidi oleh pemerintah DKI Jakarta," jelasnya

Sementara itu, Kementerian Perhubungan telah resmi menetapkan kenaikan tarif ojek online dan angkutan umum Antar Kota Antar Provinsi pada Rabu (7/9/2022) siang. Aplikator diberikan waktu selama tiga hari ke depan untuk melakukan penyesuaian. Sehingga tarif baru akan mulai berlaku pada Sabtu (10/9/2022).

Rata-rata kenaikan tarif ojek online mencapai 8% sementara tarif AKAP kelas ekonomi sekitar 30%. Keputusan tersebut berlaku hari ini namun para operator diberikan kesempatan untuk melakukan penyesuaian selama tiga hari sampai 10 September 2022. 


 

Tag

BBM