NEWSTICKER

Penimbun BBM Bersubsidi di Rembang Terancam 6 Tahun Penjara

1 September 2022 20:28

Pelaku penimbun BBM, GZ, warga Desa Karas, Kecamatan Sedan, Rembang, Jawa Tengah tidak berkutik pada saat polisi mendatangi kediamannya dan langsung membawanya ke kantor polisi untuk diperiksa. Sebelumnya polisi sudah menangkap anak buah GZ dan kini para tersangka akan dijerat dengan UU Migas dan Pasal 55 KUHP dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp6 miliar. GZ mengaku dalam sebulan bisa meraup untung Rp10 juta bahkan lebih. 

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sebagai penjual BBM eceran sejak 1986 tapi dalam tiga bulan terakhir GZ mulai menjual solar bersubsidi ke pabrik dengan harga di atas harga resmi. 

Operasi polisi menangkap sejumlah orang dengan tuduhan menimbun BBM marak terjadi usai pemerintah akan menaikan harga pertalite dan solar besubsidi. Para pelaku biasanya mengaku menjual BBM subsidi di atas harga resmi ke pabrik dan masyarakat umum. 

Sementara itu dua orang pelaku diduga menimbun solar bersubsidi di Temanggung, keduanya baru memulai bisnis ini empat bulan yang lalu. Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya dua unit kendaraan jenis truk, delapan tempat penampungan berisi delapan ribu liter solar, pompa air serta dua buah ponsel. 

Modus para pelaku adalah dengan cara membeli solar dari sebuah SPBU, setelah terkumpul mereka menjual solar diatas harga yang ditetapkan oleh pemerintah.