2 October 2022 07:42
Kerusuhan usai laga Arema FC versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, menjadi catatan kelam dunia sepak bola Indonesia.
Koordinator Save Our Soccer, Akmal Maharli, menyatakan pemerintah seharusnya menetapkan hari berkabung nasional usai tragedi yang menewaskan 127 orang dan melukai sekitar 180 orang tersebut.
"Pemerintah harus menyatakan sebagai hari berkabung nasional untuk sepak bola Indonesia karena tragedi ini adalah yang terbesar menelan korban jiwa sampai ratusan orang," kata Akmal.
Akmal menyebut fanatisme buta suporter Indonesia tak pernah dicarikan solusi baik oleh PSSI maupun klub sepak bola. Fanatisme suporter mendorong perbuatan anarkis ketika tim kesayangan kalah tanding.
"Tragedi Kanjuruhan bukti fanatisme buta bukan rivalitas karena suporter Persebaya sudah dilarang hadir dan mereka tidak hadir. Selama ini fanatisme buta dibiarkan begitu saja," katanya.