NEWSTICKER

Pemuda Bantul Olah Sampah Plastik Jadi Kain Tenun Bernilai Jual

28 October 2022 15:59

Seorang pemuda desa di Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta mampu mengolah sampah plastik menjadi tenun plastik yang dijadikan bahan baku aneka kerajinan dan fashion. Usaha kreatif ini menghasilkan keuntungan hingga jutaan rupiah per bulan. 

Dikko Andrey Kurniawan, pemuda asal Desa Srigading, Kacamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Yogyakarta mampu menciptakan produk tenun plastik. Ia bermodal kreativitas dan kemauan diri mengolah sampah yang dikumpulkan dari masyaraka.

Plastik yang didapat dipilih satu per satu dipotong memanjang dan selanjutnya ditenun bersama benang menjadi lembaran besar. Lembaran tenun plastik yang dihasilkan tersebut dijadikan bahan baku untuk aneka model kerajinan dan produk fashion seperti keranjang, tempat makan, tas, topi hingga jaket. 

Dalam sehari Andrey mampu meproduksi 10-20 model tas fashion maupun kerajinan. Dalam mengerjakan produk kerajinannya, pemuda berusia 26 tahun tersebut melibatkan kerabat dan beberapa tetangga. Sedangkan, untuk ketersediaan bahan baku didapat dari tetangga sekitar dan dari pasokan bank sampah. 

"Kami melihat sampah plastik semakin banyak di lingkungan. Oleh karena itu, kami berinovasi menjadikan sampah plastik diubah menjadi kain tenun," kata pengrajin kain tenun dari sampah plastik, Dikko Andrey Kurniawan, Jumat (28/10/2022). 

Produk kerajinan Andrey telah dipasarkan ke sejumlah wilayah seperti Bali, Sumbawa, Bandung dan Semarang. Produk tersebut juga dipasarkan melalui offline dan online. Harga produk bervariasi dimulai dari Rp30 ribu hingga ratusan ribu rupiah.