NEWSTICKER

Update Kominfo soal Aturan PSE Terdaftar: Sudah 9.380 Unit per 4 Agustus

4 August 2022 10:02

Upaya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang sempat memblokir sejumlah platform karena tidak mendaftar PSE menimbulkan polemik. Warganet ramai menentang dan menghujat Kemenkominfo atas tindakan tersebut. Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan yang menjadi tujuan adanya pemblokiran tersebut serta konten dan Aturan yang harus dipenuhi untuk didaftarkan PSE.

Ada 5.657 perusahaan yang terdiri dari 5.485 perusahaan domestik dan 172 perusahaan asing dan dari jumlah perusahaan tersebut yang mendaftarkan ke sistem elektronik ada 9.380 yang terdiri dari 9.085 PSE domestik dan 295 PSE asing pada Kamis (4/8/2022). Dari tujuh PSE yang disurati, empat sudah mendaftar termasuk paypal dan tiga yang masih dalam proses yakni Yahoo, Epic dan Steam. Perusahaan Origin sudah mendaftar dan tinggal dua PSE belum terdaftar yakni Dota dan CS yang sedang di proses.

Pada tahap awal pihak Kominfo melakukan penyisiran ke 100 perusahaan yang terpopuler termasuk tujuh diantaranya yang diblokir dan sudah dibuka kembali karena komitmen mereka untuk mendaftar PSE. Kominfo juga masih melihat apakah ada yang masuk dalam kategori yang wajib didaftari PSE. 

Kominfo juga masih mereview dari ribuan PSE karena tujuannya untuk menjaga ruang digital Indonesia. Kominfo menghimbau untuk tidak menggunakan vpn untuk melakukan kegiatan di internet karena sangat rentan untuk dicuri data pribadi. Kominfo masih mengkaji apakah vpn wajib mendaftar PSE karena untuk memastikan data-data pribadi masyarakat tidak disalahgunakan.