Gelombang Aksi Solidaritas Mahsa Amini Meluas hingga ke London

27 September 2022 10:40

Demonstran pendukung Mahsa Amini kian meredup setelah mengalami kekalahan jumlah massa dari pendukung pro Pemerintah Iran. Aksi tandingan tersebut ternyata efektif untuk meredam gejolak massa. 

Sebelumnya, aksi demonstrasi di beberapa kota di Iran terus berlanjut dengan gelombang kemarahan yang meluas yang dipicu atas kematian Mahsa Amini wanita kurdi usai ditahan polisi moral. Kematian Mahsa memicu kecaman negara barat dan PBB serta protes solidaritas di berbagai negara. Protes atas kematian Mahsa Amini menyebar setidaknya di 46 kota, kota kecil hingga desa.

Media Pemerintah Iran menyebut setidaknya 41 pengunjuk rasa dan polisi tewas sejak aksi dimulai pada Sabtu (17/9/2022) lalu. Namun, Associated Press melalui pernyataan resmi dari pihak berwenang menyebut setidaknya 13 orang tewas dengan 1.200 demonstran ditangkap.

Aksi demo dengan kekerasan juga meletus di luar kantor kedutaan Iran di London pada Minggu (25/9/2022) waktu setempat. Massa menggunakan batu melempar ke arah polisi hingga lima pengunjuk rasa ditangkap.

Polisi metropolitan mengatakan para pengunjuk rasa melempar dan melanggar batas garis polisi di luar kedutaan di Princes Gate, Knightsbridge.

Krisis di Iran dimulai sebagai bentuk kemarahan publik atas kematian Mahsa Amini yang ditangkap polisi moral karena tidak menggunakan jilbab. Polisi menyebut Ia meninggal karena serangan jantung dan tidak dianiaya. Namun, keluarga meragukan hal tesebut.

(Arya Sandhi Nuzulal)


Close Ads X
Close Ads X