Direktur Intelijen Nasional AS Mundur di Tengah Konflik Iran

23 May 2026 10:51

Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat, Tulsi Gabbard, resmi mengundurkan diri dari kabinet Presiden Donald Trump di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Sabtu 23 Mei 2026, Gabbard menyatakan pengunduran dirinya dilakukan untuk fokus mendampingi sang suami yang sedang berjuang melawan kanker tulang langka. Namun, dibalik alasan pribadi tersebut, muncul spekulasi mengenai keretakan hubungan politiknya dengan Trump terkait operasi militer AS terhadap Iran.

Pengunduran diri yang efektif berlaku mulai 30 Juni mendatang itu menjadikan Gabbard sebagai pejabat kabinet keempat yang meninggalkan pemerintahan Trump pada masa jabatan keduanya.


Posisi Gabbard disebut semakin sulit sejak AS bersama Israel melancarkan serangan ke Iran pada akhir Februari lalu. Sebagai sosok yang dikenal menentang keterlibatan perang luar negeri, Gabbard beberapa kali dinilai berbeda pandangan dengan Trump terkait eskalasi konflik tersebut.

Dalam sidang kongres, Gabbard bahkan sempat menolak mendukung narasi pemerintah yang menyebut perang dengan Iran sebagai langkah mendesak. Ia menegaskan komunitas intelijen tidak bertanggung jawab atas keputusan militer sepihak yang diambil presiden.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)