17 June 2026 00:07
Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menyentuh kisaran Rp17.700 rupanya turut memengaruhi perilaku konsumen. Di ajang Jakarta Fair Kemayoran (PRJ), daya beli masyarakat terhadap barang-barang sekunder seperti elektronik dan otomotif terpantau tetap tinggi, tapi dengan pola belanja yang jauh lebih selektif.
Jurnalis Metro TV, Elma Rosana melaporkan, antusiasme warga untuk mengunjungi pameran terbesar di Jakarta ini tidak surut. Ribuan pengunjung tetap memadati area pameran sejak gerbang dibuka pada pukul 10.00 WIB. Alih-alih mengerem total pengeluaran, masyarakat justru mengubah strategi belanjanya dengan memanfaatkan momentum Jakarta Fair untuk berburu promo dan diskon besar-besaran.
Para pengunjung kini cenderung menghindari pembelian impulsif. Mereka rela meluangkan lebih banyak waktu untuk membandingkan harga barang di area pameran dengan toko online maupun toko ritel lainnya.