Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Begini Penjelasan Menko Airlangga

10 June 2026 15:35

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut rencana ekspor listrik ke Singapura masih terus menunggu pembangunan fasilitas transmisi. Selain itu, masih perlu kajian mendalam bersama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Saya rasa untuk hal ini kami masih mengevaluasinya bersama menteri terkait, Menteri Bidang Energi," ujar Airlangga dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Rabu 10 Juni 2026. 

Keterangan ini disampaikan Airlangga setelah menghadiri pertemuan The 16th Ministerial Meeting of the Six Working Groups Bilateral Economic Cooperation Indonesia-Singapore bersama dengan Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong pada Selasa, 9 Juni 2026.

Airlangga menjelaskan pembangunan transmisi ini butuh kurun waktu lebih dari setahun. 


"Mudah-mudahan selama retreat para pemimpin nanti, kita bisa menyelesaikan finalisasi implementasi MoU yang telah ditandatangani tahun lalu. Tidak, untuk membangun fasilitas tersebut setidaknya membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah tahun untuk direalisasikan. Kerja sama ini memproyeksikan Kepulauan Riau sebagai pusat industri hijau baru di kawasan mengingat Indonesia dan Singapura saat ini masih mematangkan rencana kerja sama ekspor listrik bersih dan pengembangan industri teknologi berkelanjutan," tambahnya. 

Kerja sama ini memproyeksikan Kepulauan Riau sebagai pusat industri hijau baru di kawasan mengingat Indonesia dan Singapura saat ini masih mematangkan rencana kerja sama ekspor listrik bersih dan pengembangan industri teknologi berkelanjutan.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)