Sempat Surut, Banjir Pati Kembali Naik Usai Diguyur Hujan Deras

23 January 2026 09:47

Kondisi banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali meningkat pada Jumat, 23 Januari 2026, setelah sempat mengalami penyusutan sekitar 10 sentimeter pada hari sebelumnya. Tingginya intensitas hujan yang mengguyur sejak semalam hingga pagi ini membuat debit air Sungai Juwana kembali meluap dan menggenangi pemukiman warga.

Tercatat sebanyak 63 desa yang tersebar di tujuh kecamatan kini terendam banjir dengan dampak terparah berada di Kecamatan Jakenan, Gabus, dan Juwana. Khusus di Kecamatan Juwana, sebanyak 23 desa dilanda banjir yang berdampak pada 10 ribu jiwa serta mengakibatkan enam desa terisolasi.

Beberapa desa yang terisolasi di antaranya adalah Desa Jepuro, Kedungpancing, Bumirejo, Doropayung, Bendar, dan Desa Bakaran. Ketinggian air di wilayah tersebut dilaporkan kembali bertambah hingga 20 sentimeter akibat kombinasi hujan lebat serta pengaruh pasang surut air laut.
 

Kondisi banjir ini semakin diperparah oleh tingginya aliran air kiriman dari Pegunungan Muria yang membebani daya tampung Sungai Juwana. Hingga saat ini, sebagian besar warga masih memilih bertahan di pengungsian sembari menunggu situasi air benar-benar surut kembali.

Sementara itu warga yang masih bertahan di pemukiman mulai mengeluhkan berbagai gangguan kesehatan seperti gatal-gatal, kutu air, demam, pusing, hingga diare. Selain masalah kesehatan, ketersediaan logistik di rumah-rumah warga kini sudah mulai minim sehingga mereka sangat mengharapkan bantuan segera dari Pemerintah Kabupaten Pati.

(Aulia Rahmani Hanifa)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)