.,
25 January 2026 18:48
Memasuki hari kelima, banjir masih merendam wilayah Kebon Pala di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Sejumlah warga memilih bertahan di lantai dua rumah mereka, sedangkan sebagian lainnya mengungsi.
Hingga Minggu, 25 Januari 2026, siang, permukiman warga di RT 13 RW 04 masih terendam dengan air setinggi 50 hingga 80 cm. Sebanyak 96 kepala keluarga atau sekitar 246 jiwa terdampak banjir. Meski sebagian warga tetap bertahan di rumah, puluhan lainnya mengungsi ke posko di SDN 01 dan SDN 02 Kampung Melayu.
Di dua lokasi tersebut, terdapat 46 KK dengan total 246 jiwa yang mengungsi, termasuk 61 anak-anak, 16 lansia, dan 34 balita. Namun, banjir di Kebon Pala kini telah mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Hanya satu RT yang masih terendam, yakni RT 13 RW 04, dengan ketinggian air yang menurun dari yang sebelumnya mencapai 75 cm.
RT tersebut menjadi wilayah paling terdampak karena posisinya berada paling dekat dengan aliran Kali Ciliwung. Tingginya muka air Ciliwung sempat membuat aliran air tidak dapat keluar, tetapi kondisi telah membaik seiring mulai turunnya tinggi buka air di sungai tersebut.
Sementara itu, warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing dan mulai membersihkan rumah mereka setelah lima hari terendam banjir. Meski cuaca Jakarta cerah, warga masih merasa khawatir apabila hujan lebat kembali terjadi pada malam hari atau hari berikutnya. Banjir yang berulang tiap tahunnya membuat warga berharap adanya solusi konkret dari pemerintah.