Cegah Penyebaran Penyakit, Petugas Evakuasi Longsor Cisarua Disemprot Disinfektan

5 February 2026 15:32

Pencarian korban tanah longsor di Cisarua, Bandung Barat, memasuki hari ke-12. Guna menjaga keselamatan personel, tim kesehatan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan langkah preventif dengan menyemprotkan disinfektan kepada Tim SAR Gabungan dan seluruh petugas yang terlibat dalam proses evakuasi.

Langkah ini diambil lantaran kondisi jenazah korban yang ditemukan setelah 12 hari tertimbun material longsor sudah mulai membusuk dan berisiko menyebarkan bibit penyakit. Terutama infeksi saluran pernapasan, diare, dan penyakit kulit.

Penyemprotan disinfektan secara berkala ini bertujuan untuk menekan penyebaran bakteri dan virus yang berpotensi mengganggu kesehatan warga maupun petugas di lokasi bencana. Terlebih jenazah yang sudah lama tertimbun dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya.

"Ini salah satu upaya pencegahan. Kita ketahui kondisi di lapangan, lokasi tempat jenazahnya itu sudah tidak sehat karena bakteri dan sebagainya. Masa pencarian yang lama membuat kerentanan tim SAR meningkat, sehingga penyemprotan disinfektan, pemberian vitamin, dan asupan gizi terus kita berikan," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan.
 

Baca juga: Tempur Jepara Dilanda Longsor Akibat Cuaca Ekstrem

Hingga hari ke-12, petugas telah mengidentifikasi sebanyak 67 jenazah yang berhasil dievakuasi. Mengingat kondisi lingkungan yang rawan bakteri, petugas mengimbau warga di sekitar lokasi bencana untuk selalu menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri.

PMI dan petugas medis juga telah menyiagakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi relawan dan warga yang beraktivitas di zona terdampak. Jika ada yang mengalami keluhan kesehatan, diharapkan segera melapor ke posko kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis segera.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)