BNPB Imbau Warga Sementara Jauhi Pesisir Pantai Dampak Gempa Sulut

2 April 2026 10:25

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga yang berada di kawasan pesisir terdampak gempa Sulawesi Utara (Sulut), segera menjauhi kawasan pantai. Mereka diminta segera menuju ke daratan tinggi atau tempat aman hingga peringatan dini tsunami dicabut.

"Kepada masyarakat yang melihat muka air, tetap jauhi pantai hingga BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dikutip dari Breaking News, Metro TV, Kamis, 2 April 2026.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB menyampaikan, warga diminta menjauhi kawasan pesisir, dan tidak mengabaikan tinggi muka air meski tinggi permukaan terpantau kecil.

"Jangan dilihat tinggi muka airnya, tolong jauhi dulu kawasan pesisir," ucapnya.
 

Baca juga: Gempa M7,6 di Sulawesi Utara dan Maluku Utara Masuk Kategori Megathrust


Abdul meminta semua pihak mewaspadai potensi tsunami. Dia mengimbau masyarakat untuk mengamati tinggi muka air dari tempat aman. 

"Mari sama-sama kita waspadai, kami menghimbau masyarakat di pesisir menjauh dari pesisir, amati muka air dari tempat tinggi atau tempat aman," ujar Abdul.

Sebelumnya, gempa bumi magnitudo 7,6 mengguncang tenggara Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis pagi, 2 April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa ini berpotensi tsunami.

Gempa dengan magnitudo 7,6 tersebut tercatat terjadi pada pukul 05:48:16 WIB. Berdasarkan hasil analisis awal, pusat gempa berlokasi di laut, tepatnya pada jarak 129 kilometer arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara.

Episenter gempa terletak pada koordinat 1,25 Lintang Utara (LU) dan 126,27 Bujur Timur (BT). Kedalaman pusat gempa mencapai 62 km.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)