Hari Kelima Pascagempa NTT, Bantuan Terus Mengalir Masuk ke Flores

19 August 2026 15:51

Bantuan logistik terus disalurkan kepada warga Flores yang terdampak gempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah dan petugas juga berupaya menjangkau posko mandiri serta wilayah yang sebelumnya terisolir.

Di Kabupaten Sikka, misalnya. Sebanyak 1.203 warga masih mengungsi di Lapangan Gelora Samador, Maumere. Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko mengatakan kebutuhan logistik di lokasi pengungsian relatif lengkap.

"Jadi baik makanan, minuman, obat-obatan saya lihat di tempat pengungsian stadion ini sudah relatif lengkap," ujar Rudi dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu 19 Agustus 2026.

Bantuan datang dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, TNI, Kementerian Sosial, BNPB, pemerintah daerah, hingga Polri. Mabes Polri juga mengirim makanan, peralatan, dan kasur untuk membantu para pengungsi.

"Kami juga dari Polri juga mendapat bantuan juga dari Bapak Kapolri, dari Mabes Polri mengirimkan bantuannya baik makanan, peralatan, kasur juga tadi kita sudah kita berikan," katanya.

Selain kebutuhan logistik, Polri memberikan trauma healing kepada pengungsi, terutama anak-anak yang masih mengalami ketakutan akibat gempa susulan.

"Para pengungsi ini bukan hanya mereka fisiknya yang mungkin perlu kita bantu, tetapi ada juga bagi kesehatan mentalnya. Itu yang tidak boleh kita abaikan," ujar Rudi.

Di Kabupaten Manggarai, bantuan dari pemerintah pusat, Bulog, swasta, lembaga swadaya masyarakat, kelompok masyarakat, dan kelompok keagamaan dikumpulkan di posko bersama sebelum didistribusikan ke berbagai wilayah.

Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit mengatakan bantuan juga diarahkan ke posko mandiri di desa-desa.

"Kita tidak bisa lagi memisahkan bantuan ini hanya untuk posko-posko yang terpusat. Tidak terelakkan kita harus membantu juga posko-posko mandiri yang ada di desa-desa," kata Herybertus.

Sejumlah desa di Kecamatan Reok Barat baru dapat dijangkau setelah akses jalan yang tertutup longsor dibersihkan. Bantuan pun mulai dikirim ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

"Beberapa desa di Kecamatan Reok Barat itu baru bisa dijangkau tadi malam sehingga pendataan posko-poskonya pun sedang berjalan, tetapi bantuan seadanya sudah langsung masuk sejak tadi malam ke tempat-tempat yang sulit beberapa hari ini," ujarnya.

Sementara di Kabupaten Ende, pelayanan kesehatan tetap berjalan meski Puskesmas Welamosa mengalami kerusakan. Layanan dipindahkan ke tiga tenda darurat di halaman Polsek Wewaria.

Perawat Puskesmas Wewaria, Deta, mengatakan tenaga medis masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan membutuhkan tambahan tenda serta terpal.

"Yang paling kami butuhkan itu tenda dengan terpal ini," ujar Deta.

Pemerintah bersama petugas dan relawan terus mempercepat distribusi bantuan, termasuk ke wilayah yang masih terisolir. Masyarakat juga diminta melaporkan apabila mengetahui adanya daerah yang belum tersentuh bantuan agar dapat segera ditindaklanjuti.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X