Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bangka Belitung semakin mengganas. Sulitnya akses menuju titik api memaksa petugas memadamkan api dengan ranting pohon.
Petugas pemadam kebakaran dari BPBD Bangka Belitung dan Damkar Pangkalpinang berjibaku memadamkan api yang membakar 20 hektare lahan di Kelurahan Temberan.
Sebanyak empat armada pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk pemadaman, namun tim terpaksa menggunakan ranting untuk memadamkan api karena mobil Damkar tidak bisa menjangkau titik bakaran.
“Untuk pemadam menggunakan mobil enggak bisa, jadi kita memadamkan secara manual dikarenakan lokasi-lokasi titik apinya berada di pedalaman hutan dan area untuk masuk mobil kendaraan tidak bisa.“ ucap Komandan Tim Regu 2 BPBD Bangka Belitung, dikutip dari tayangan
Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu, 20 September 2026.
Setelah berjibaku hampir enam jam dengan alat seadanya, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Kemarau panjang yang membuat dedaunan mengering menjadi penyebab utama.