Pentagon Rilis 162 Dokumen Rahasia Tentang UFO ke Publik

9 May 2026 17:38

Departemen Pertahanan Amerika Serikat, atau yang dikenal sebagai Pentagon, merilis ratusan dokumen rahasia terkait fenomena benda terbang tak dikenal (UFO) atau Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) kepada publik. Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya transparansi pemerintah Amerika Serikat di tengah kuatnya desakan dari Kongres serta tingginya rasa penasaran masyarakat dunia terhadap keberadaan teknologi luar angkasa tersebut.

Pentagon mulai membuka tabir misteri ini dengan merilis 162 file rahasia kepada publik. Data-data tersebut dipaparkan melalui situs web resmi bergaya retro yang berinisial kabel Departemen Luar Negeri AS, hingga transkrip dari NASA.

Dalam ratusan dokumen tersebut, terdapat sejumlah laporan penampakan yang dinilai spektakuler. Salah satunya adalah catatan mengenai objek terang yang mampu berbelok tajam 90 derajat di langit Kazakhstan.

Tidak hanya di Bumi, dokumen tersebut juga tercatat misi Apollo 11 di mana astronaut Buzz Aldrin dilaporkan mengamati sumber cahaya misterius saat menempuh perjalanan menuju bulan. Pentagon juga menampilkan misi Apollo 17 (1972) yang menunjukkan tiga titik cahaya dalam formasi segitiga.

Meskipun analisis awal menunjukkan bahwa objek-objek tersebut merupakan benda fisik, hingga saat ini belum ada konsensus pasti mengenai asal-usul sebenarnya dari benda-benda tersebut.
 

Baca juga: Pemerintahan Trump Rilis File Rahasia Menunjukkan UFO yang Terekam Jelas

Rilisnya dokumen-dokumen ini mendapat respons langsung dari Presiden Donald Trump. Melalui unggahan di media sosial, Trump menyatakan bahwa langkah pengungkapan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat luas untuk memutuskan sendiri apa yang sebenarnya terjadi di langit mereka.

Namun, di tengah antusiasme publik, para ahli tetap memberikan peringatan keras. Masyarakat diminta untuk berhati-hati dan tidak salah dalam menafsirkan rekaman atau video militer yang beredar.

Hingga saat ini, laporan resmi dari Pentagon menegaskan bahwa mereka belum menemukan bukti kuat yang mengaitkan fenomena-fenomena tersebut dengan keberadaan teknologi makhluk asing atau alien di Bumi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)