TNI Tegaskan Batalyon Teritorial Bukan untuk Ambil Alih Fungsi Sipil

Enrich Samuel • 29 May 2026 17:24

Jakarta: Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Donny Pramono menegaskan, kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan atau BTP, bukan untuk mengambil alih peran institusi sipil, melainkan mendukung pembangunan nasional di daerah.

Dalam keterangannya kepada media, Kadispenad menjelaskan Batalyon Teritorial Pembangunan merupakan penguatan fungsi pembinaan teritorial Angkatan Darat.

"Kehadirannya bersifat membantu dan mendukung pembangunan nasional bukan mengambil alih peran institusi sipil," kata Kadispenad.

Satuan ini disebut difokuskan untuk mendukung ketahanan wilayah, mempercepat pembangunan di daerah prioritas, serta membantu penanganan kondisi darurat dan kebencanaan.

"Keberadaan satuan TNI bukan hanya menghadirkan unsur keamanan tetapi juga menjadi penggerak pembangunan di wilayah dampak dampak yang bisa kita rasakan," ujar Brigjen Donny. 

Kadispenad mencontohkan kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, yang diklaim mempercepat proses evakuasi dan pemulihan saat terjadi bencana.

Selain itu, kehadiran satuan TNI di daerah juga disebut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, mulai dari tumbuhnya usaha warga, pembangunan infrastruktur, hingga meningkatkan akses transportasi di wilayah terpencil.

"Dengan adanya Batalyon Teritorial Pembangunan bukan menjadi beban ekonomi justru menjadi motor penggerak ekonomi lokal," tambah Kadispenad.

Meski demikian, TNI menegaskan kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan tetap berada dalam koridor membantu pemerintah dan tidak menggantikan fungsi lembaga sipil.

(Wijokongko)