NEWSTICKER

Peluang Ekspor Minyak Sawit Indonesia 2023

29 December 2022 09:42

Sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia secara bertahap menerapkan produksi kelapa sawit berkelanjutan. Penerapan ini untuk meningkatkan sistem sertifikasi, dan berupaya menghadapi tantangan yang ada dalam berkomitmen merespon permintaan pasar akan produk kelapa sawit yang berkelanjutan. Selain itu, Tiongkok juga mulai mendukung prinsip minyak sawit berkelanjutan. 

Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar dunia dan pesatnya pertumbuhan produksi minyak sawit Indonesia, ekspor minyak sawit Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang cukup stabil dan menjadi sumber pendapatan penting bagi pertumbuhan ekonomi serta devisa negara. 

Tercatat hingga 2021, mampu menyumbangkan devisa ekspor mencapai USD35 miliyar. Sementara dalam hal memenuhi permintaan pasar minyak sawit berkelanjutan, Indonesia juga berupaya meningkatkan keberterimaan minyak sawit Indonesia dengan Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). 

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Baginda Siagian, mengatakan standar ISPO telah menjadi salah satu standar berkelanjutan untuk kelapa sawit Indonesia, dan Inpres No. 6 Tahun 2019 Tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024 (RAN-KSB). 

Pada 2021, Tiongkok merupakan importir terbesar minyak sawit Indonesia. Tiongkok dan Indonesia juga telah menandatangani Nota Kesepahaman, dimana Tiongkok telah berkomitmen untuk menambah impor CPO sebanyak 1 juta ton dari Indonesia dengan nilai USD1,5 milyar.

Ke depannya, tetap diharapkan Indonesia-Tiongkok dapat terus mengembangkan kemitraan strategis dan bersama mendorong perkembangan perdagangan minyak sawit berkelanjutan.