Burung Maleo Semakin Langka

Luhur Hertanto • 7 August 2022 14:11

Sebuah komunitas yang menamakan dirinya Penjaga Maleo Sulbar melakukan upaya pelestarian burung maleo di Pantai Tapandullu, Mamuju. Mereka menyelamatkan telur-telur dari predator dan membuat sarang-sarang penetasan semi alami yang lebih aman.

Mengingat populasi maleo yang semakin langka, jumlah telur yang berhasil ditemukan dan diselematkan ada 12 butir. Setelah telur-telur menetas dalam 60 hingga 80 hari kemudian, bayi-bayi  burung endemik Sulawesi tersebut akan dirawat sebelum dilepasliarkan kembali ke alam.

Burung bernama latin macrocephalon maleo ini telah ditetapkan sebagai satwa langka dan dilindungi. Populasinya terus menurun akibat perburuan liar dan rusaknya habitat alami oleh manusia. 

 

(Dwiki Feriyansyah)


Close Ads X
Close Ads X