16 February 2023 11:21
Mahkamah Konstitusi kembali melanjutkan sidang uji materi sistem pemilu, Kamis (16/2/2023). Sidang diagendakan mendengarkan keterangan dari pihak Partai Garuda dan Partai NasDem.
Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino mengatakan pada sidang kali ini pihaknya kan menyampaikan keprihatinan atas penjegalan demokrasi.
"Ada dua keterangan yang akan kita sampaikan, pertama tentang kaitan fungsi sebagai anggota DPR, karena ada hak-hak yang hilang jika berubah menjadi proporsional tertutup dan yang kedua, ini merupakan keprihatinan bagi kita yang merasa sistem ideal yang sudah berjalan dengan baik akan diganti. Ini merupakan penjegalan demokrasi," ujar Wibi dlam Breaking News, Metro TV, Kamis (16/2/2023).
Wibi juga menjelaskan mengapa pihaknya bersama keenam pemohon lain menginginkan sistem pemilu proporsional terbuka. Alasannya karena dengan sistem itu, rakyat bisa lebih mengenal para siapa yang akan mewakili mereka.
"Kebanyakan masyarakat menginginkan sistem pemilu proporsional terbuka. Hal ini karena masyarakat ingin lebih mengenal lebih dekat siapa yang akan mewakili mereka, dan saat ini partai politik telah mengakomodir itu," jelas Wibi.