NEWSTICKER

Bebas BBN2 dan Pajak Progresif, Korlantas: Dorong Masyarakat Patuh Pajak & Meningkatkan PAD

27 August 2022 06:51

Korlantas Polri mengusulkan adanya Biaya Balik Nama kendaraan bermotor (BBN2) dan pajak progresif kendaraan. Menurut Korlantas, penghapusan ini guna mendorong kesadaran masyarakat dalam membayar pajak serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal tersebut mengemuka saat Rakor Samsat tingkat nasional di Denpasar, Bali, Rabu (24/8/2022).

"Untuk mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak, kami (Korlantas Polri) kaji bersama gubernur, walikota, dan bupati untuk sebaiknya BBN 2 dan biaya progresif tidak dimasukkan dalam unsur PAD", jelas Dirregident Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus.

Yusri mengungkapkan, berdasarkan hasil kajian bersama, setiap PAD yang dihasilkan dari pajak kendaraan bermotor untuk kesejahteraan rakyat dalam hal menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana jalanan. 

Berdasarkan data yang diperoleh Korlantas Polri, salah satu alasan banyak orang tidak membayar pajak kendaraan bermotor, karena pembeli kendaraan bekas tidak mengganti kepemilikan nama kendaraan. Hal ini dikarenakan adanya biaya yang yang mahal untuk menggantinya. Sementara itu pajak progresif, banyak pemilik kendaraan asli memakai nama orang lain untuk data kendaraannya agar terhindari dari pajak progresif. 

Tag