NEWSTICKER

Setelah PKS, Partai NasDem akan Bahas Pilpres 2024 dengan Partai Demokrat

22 June 2022 18:45

Menyadari kekurangannya dalam hal pemenuhan ambang batas pengajuan bakal capres, Partai NasDem menjalin komunikasi dengan banyak partai politik sebagai upaya menyatukan kekuatan. Setelah dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), parpol selanjutnya yang dihubungi adalah Partai Demokrat (PD).

Rencana pertemuan dengan partai politik yang diketuai oleh Presiden RI 2004-2009 dan 2009-2014, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan berlangsung pada 23 Juni 2022. Belum ada kepastian apakah SBY yang akan memimpin kedatangan rombongan PD bertemu dengan Ketum DPP Partai NasDem Surya Paloh untuk membahas persiapan menuju Pilpres 2024.

Perihal pertemuan tersebut dikonfirmasikan oleh Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya. "Besok ada salah satu partai berkunjung ke DPP Partai NasDem untuk membicarakan yang kurang lebih sama dengan PKS," ujarnya di NasDem Tower, Jakarta, Rabu (22/6/2022).

Ketika menutup Rakernas 2022 Partai NasDem yang merekomendasikan tiga kandidat bakal capres, Ketum Partai NasDem Surya Paloh mengakui bahwa Partai NasDem belum mencukupi ambang batas minimal untuk pengajuan kandidat bakal capres ke KPU. Untuk memenuhi syarat memiliki sedikitnya 20% kursi di parlemen dari hasil Pemilu 2019, Partai NasDem perlu dukungan dari partai-partai politik lain.

Di dalam konteks inilah Partai NasDem terus menjalin komunikasi dengan partai-partai politik lain mengenai tiga kandidat bakal capres yang direkomendasikan Rakernas 2022 Partai NasDem. Peluang koalisi selalu terbuka sepanjang partai politik bersangkutan sepakat untuk menempatkan nilai-nilai Pancasila di atas kepentingan golongan dan Pemilu 2024 harus berlangsung toleran.

"Minimal ada modal dasar saling hormat menghormati. Kami mengajak sahabat partai-partai lain membangun kesepakatan. Ini kerjasama full partnership, tidak ada yang berdiri lebih tinggi atau duduk lebih rendah," papar Willy. 


 

Tag