Tinjau Bedah Rumah di Cengkareng, Menteri PKP Tegaskan Bantuan Harus Tepat Sasaran

24 October 2026 18:10

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Kompleks Permata (Kampung Ambon), Cengkareng, Jakarta Barat.

Kunjungan ini bertujuan memastikan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) berjalan optimal dan tepat sasaran. Program BSPS merupakan agenda prioritas Kementerian PKP atas arahan Presiden Prabowo Subianto, yang secara nasional menargetkan renovasi sebanyak 400 ribu unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam program ini, setiap penerima bantuan memperoleh alokasi dana sebesar Rp20 juta per unit rumah. Bantuan tersebut terbagi menjadi Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta dialokasikan sebagai upah tukang.
 


Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa prinsip utama pelaksanaan program pemerintah adalah ketepatan sasaran penerima manfaat, yang dinilai dari kondisi fisik kelayakan hunian warga.

"Kalau kita menjalankan program pemerintah, nomor satu adalah bagaimana menemukan yang tepat sasaran. Ukurannya adalah apakah rumah tersebut memang pantas dibantu atau dibedah. Karena itu, saya mengecek langsung kondisi bangunannya, terutama bagian lantai dan dindingnya," tegas Maruarar dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kegiatan peninjauan bedah rumah ini turut dirangkaikan dengan program bakti kesehatan bersama jajaran kepolisian bagi masyarakat setempat.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X