4 Malam Pascagempa, Warga Sumba Barat Daya Bertahan di Tengah Udara Dingin Tanpa Tenda Bantuan

9 October 2026 00:43

Warga Dusun Homba Kapaka, Desa Leteloko, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), terpaksa bertahan dan tidur di luar rumah selama empat malam berturut-turut pasca-gempa magnitudo 5,9. Keputusan ini diambil lantaran warga masih dilanda kecemasan akan potensi gempa susulan yang terus mengguncang wilayah tersebut.

Di tengah terpaan udara malam yang kian dingin, warga mulai dari bayi hingga lansia terpaksa beristirahat di halaman rumah dan tenda-tenda darurat yang didirikan seadanya. Sejak gempa mengguncang pada Minggu, 4 Oktober, sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan sehingga warga enggan berisiko berada di dalam bangunan.
 



Hingga saat ini, warga yang terdampak mengungkapkan belum tersentuhnya bantuan logistik dasar dari pemerintah daerah setempat.

Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat setidaknya 508 kali aktivitas gempa susulan di wilayah Sumba Barat Daya. BMKG mencatat gempa susulan terbesar berkekuatan magnitudo 5,9 pada Minggu malam serta magnitudo 4,6 pada Selasa pagi, yang memicu warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X