NEWSTICKER

Klarifikasi Ketua KPU soal Komentar Pemilu Proporsional Tertutup: Hanya Pengingat

3 January 2023 06:11

Komentar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari soal kemungkinan proposional tertutup pada Pemilu 2024 mendapat kritik dari politisi dan pengamat. Hasyim menjelaskan pernyataan itu sebagai bentuk informasi pengingat agar parpol mengantisipasi jika ada perubahan sistem, bukan menunjukkan sikap KPU yang menyetujui proposional tertutup.

"Saya hanya mengingatkan kepada partai politik mencermati bahwa sekarang ini sedang ada peristiwa judicial review terhadap UU Pemilu dengan topik sistem pemilu proposional , jadi tanggapan saya mengarah ke sana mengarah kemari itu gak ada," ujar Ketua KPU RI Hasyim Asyari.

Sebelumnya, sistem proporsional tertutup pernah diberlakukan di Indonesia sebelum pemilu 2004. Dengan sistem ini, nantinya masyarakat hanya memilih partai politik yang berkontestasi dalam pemilu tanpa mengetahui siapa anggota legislatif yang akan mengisi kursi parlemen. Hal ini dinilai kurang demokratis karena calon legislatif tidak langsung dipilih oleh rakyat.

Sementara itu, Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengatakan bahwa pemilu 2024 sangat kompetitif. Kompetisinya sangat ketat karena hal-hal yang berkaitan dengan perkembangan  kepemiluan menimbulkan diskursus luar biasa untuk publik.

Titi juga berharap kegaduhan yang muncul mengenai sistem proporsional pemilu ini dapat menjadi pelajaran bagi KPU. 

"Ini menjadi pelajaran untuk KPU, meskipun ini informasi yang baik tetapi cukup diinformasikan saja bahwa saat ini sedang ada beberapa uji materi terhadap pasal-pasal di dalam UU Pemilu, dan bahasan untuk mengantisipasi lebih baik disampaikan oleh pihak yang berada di luar penyelenggara pemilu," kata Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini.