27 June 2026 16:18
Dari musik yang viral di media sosial hingga tarian yang tampil di berbagai panggung Ibu Kota, semangat anak-anak muda Indonesia Timur terus menunjukkan eksistensinya. Di balik geliat kreativitas itu, hadir komunitas-komunitas yang menjadi ruang berkarya sekaligus menjaga identitas budaya para perantau.
Salah satunya adalah Timuran Jaksel, komunitas yang berawal dari pertemuan sederhana anak-anak muda asal Indonesia Timur di Jakarta. Berangkat dari keinginan mematahkan stereotipe dan menunjukkan potensi kreatif generasi muda Timur, komunitas ini berkembang menjadi sebuah movement yang merangkul musisi, penari, kreator, hingga pelaku seni dari berbagai daerah.
Founder Timuran Jaksel, Robby Neo, mengatakan antusiasme masyarakat yang terus meningkat menjadi alasan lahirnya Pesta Timuran Jaksel, sebuah ruang perayaan yang mempertemukan karya, budaya, dan semangat kebersamaan anak-anak Timur Indonesia.
Semangat serupa juga dihidupkan oleh Moluccan Soul, komunitas dance yang menjadi rumah bagi para penari dan anak muda asal Maluku, Papua, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi yang merantu di Jakarta.
Berawal dari gabungan berbagai komunitas yang telah terbentuk sebelumnya, Moluccan Soul tumbuh menjadi ruang untuk belajar, berkarya dan menjaga ikatan persaudaraan di antara sesama perantu.Tak hanya menampilkan gerakan modern, komunitas ini juga membawa identitas dan kebanggaan terhadap budaya asal mereka ke dalam setiap karya yang ditampilkan.
| Baca juga: 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Sekitar Jakarta Saat Libur Panjang-Gaya Hidup |