23 June 2026 00:59
Amerika Serikat dan Iran kini berada di jalur diplomasi damai. Di putaran pertama pekan lalu, negosiasi damai di Swiss menghasilkan sejumlah kemajuan mulai dari kesepakatan peta jalan menuju perjanjian final dalam 60 hari ke depan hingga pembentukan mekanisme komunikasi untuk mencegah eskalasi konflik di kawasan.
Namun, optimisme itu belum sepenuhnya menjamin perdamaian. Di tengah perundingan, delegasi Iran sempat menghentikan sementara pembicaraan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Teheran.
Sementara itu, Israel juga menegaskan tidak akan menarik pasukannya dari Lebanon. Padahal penghentian operasi militer Israel menjadi salah satu tuntutan utama Iran dalam negosiasi ini.
Akankah Israel akan terus menjadi batu sandungan perdamaian? Seberapa besar peluang perundingan ini berujung pada perdamaian yang nyata?