Partai Demokrat merayakan puncak peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-25 di Indonesia Arena, Jakarta. Momentum seperempat abad ini dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan partai politik, jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, serta ribuan kader Demokrat dari berbagai daerah.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam pidato politiknya menegaskan komitmen penuh partainya untuk mengawal dan mendukung keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
AHY mengenang kembali dinamika perjalanan politik Demokrat selama 25 tahun, baik saat berada di dalam maupun di luar pemerintahan. Pengalaman panjang tersebut, menurutnya, memberikan pelajaran berharga bahwa esensi politik melampaui sekadar kompetisi dan perebutan kekuasaan.
"Seperempat abad Demokrat pernah menang, Demokrat juga pernah kalah. Demokrat pernah berada di pemerintahan, Demokrat juga pernah berada di luar pemerintahan. Ada masa-masa yang membanggakan, ada pula masa-masa yang menguji keteguhan kita semua. Semua perjalanan itu mengajarkan kepada kami bahwa politik bukan sekadar tentang kompetisi dan kekuasaan. Politik adalah tentang bagaimana kepercayaan rakyat dijawab dengan kerja dan pengabdian," ujar
AHY dikutip dari
Metro Siang, Metro TV, Kamis 10 September 2026.
Demokrat Ingin Jadi Bagian dari Solusi
Setelah sempat berada di luar pemerintahan selama satu dekade, Demokrat kini kembali mengambil peran strategis di dalam kabinet. AHY menyatakan tekad partainya untuk menjadi bagian dari solusi serta memastikan program-program prioritas pemerintah dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengawalan terhadap program pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, energi dan air, industrialisasi dan hilirisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga sektor pendidikan.
Dalam kesempatan yang sama, AHY memaparkan tiga agenda utama yang akan terus diperjuangkan Partai Demokrat ke depan, yakni memajukan perekonomian yang berkeadilan, menegakkan keadilan hukum, serta menjaga kualitas demokrasi di tanah air.
"Alhamdulillah kami juga telah mencoba untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik, yang juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, artinya berkeadilan dan juga berkelanjutan. Tentu tantangan zaman terus berubah, harapan rakyat juga terus bertambah. Dan kini Demokrat yang setelah 10 tahun berada di luar pemerintahan, kembali di pemerintahan bersama Presiden Prabowo Subianto," tambahnya.
Loyal ke Pemerintah dan Setia kepada Rakyat
AHY menegaskan bahwa sikap loyal kepada pemerintah dan setia kepada rakyat bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Justru demi memastikan kesuksesan jalannya pemerintahan, Demokrat berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi publik dan mencarikan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Memasuki babak baru perjuangan politik dengan mengusung semangat "Demokrat Bersama Rakyat Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, dan Menjaga Demokrasi", AHY mengajak seluruh kader untuk tidak hanya menjadi pewaris sejarah, melainkan motor penggerak yang memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat untuk 25 tahun mendatang.