22 January 2026 19:17
Banjir yang melanda wilayah Pati, Jawa Tengah, tak hanya merendam permukiman, tetapi juga merusak puluhan hektare tambak ikan bandeng dan udang. Kondisi ini menyebabkan para petani tambak mengalami kerugian hingga miliaran rupiah.
Di Kecamatan Juwana, banjir masih menggenangi belasan desa dengan ketinggian air mencapai satu meter. Selain merendam rumah, fasilitas umum, dan akses jalan, luapan air juga menyapu area tambak yang menjadi sumber mata pencaharian warga setempat. Akibatnya, puluhan hektare tambak terendam dan menyebabkan gagal panen.
Baca Juga :
Dampak banjir juga dirasakan pada sektor peternakan. Tingginya genangan air memaksa warga segera mengevakuasi hewan ternak, seperti sapi. Warga terpaksa menggiring ternak menerjang banjir menuju dataran yang lebih tinggi, untuk kemudian diangkut menggunakan truk ke desa lain yang aman. Warga berharap banjir segera surut agar aktivitas ekonomi mereka kembali pulih.
(Nada Nisrina)