Hari Desa Nasional 2026, Pemerintah Dorong Pencarian Bibit Sepak Bola dari Desa

15 January 2026 15:41

Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ditunjuk sebagai tuan rumah sekaligus percontohan perayaan Hari Desa Nasional 2026. Salah satu agenda utama dalam peringatan tersebut adalah penyelenggaraan Liga Desa 2026 yang diikuti lebih dari 7.000 klub sepak bola desa. 

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memilih sepak bola sebagai sarana penggerak potensi desa, sekaligus pencarian bibit unggul pesepak bola nasional. Melalui Liga Desa, pemerintah berharap tidak hanya menemukan bibit atlet berbakat, tetapi juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi desa, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mendes PDT Yandri Susanto, mengatakan, desa masih menyimpan potensi besar, termasuk dalam melahirkan talenta sepak bola nasional. Digelarnya Liga Desa sebagai ruang silaturahmi antarwarga desa, ajang pembinaan atlet muda, serta penggerak ekonomi lokal. Pemerintah pun menargetkan perluasan Liga Desa hingga menjangkau sekitar 75 ribu desa di seluruh Indonesia pada 2027.

 


Dalam kompetisi ini, Kemendes PDT menyiapkan hadiah pembinaan dengan total ratusan juta rupiah. Juara pertama memperoleh Rp50 juta, sementara juara kedua mendapatkan Rp40 juta. Setelah melalui rangkaian pertandingan, klub sepak bola Desa Karanggondang, Kabupaten Jepara, berhasil keluar sebagai juara Liga Desa 2026.

Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat. Lapangan Desa Songgolangit di Desa Cepogo dipilih sebagai venue final Liga Desa 2026. Keindahan alam sekitar lapangan turut memberi warna tersendiri dalam perayaan Hari Desa Nasional. 

Para pemain dan perwakilan tim mengapresiasi keseriusan pemerintah dalam membuka ruang pembinaan bagi generasi muda desa. Mereka berharap Liga Desa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak desa di berbagai daerah.

Pemerintah menilai peringatan Hari Desa Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga sarana pemetaan potensi desa secara menyeluruh. Dengan penguatan sektor olahraga, ekonomi, dan sosial, desa diharapkan mampu berperan lebih besar dalam mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas.





(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)