Kebakaran hutan dahsyat masih terus melanda Yunani dan sejumlah negara di kawasan Eropa Selatan. Di wilayah Attika Barat, kobaran api dilaporkan kian membesar dan bergerak sangat cepat mendekati area permukiman warga.
Dikutip dari Headline News, Metro TV, Selasa 4 Agustus 2026, api tampak menjalar dengan beringas melalui vegetasi yang mengering di kawasan Yunani Selatan tersebut. Asap tebal dan pekat terlihat membumbung tinggi menyelimuti udara.
Di darat dan di udara, petugas pemadam kebakaran bersama tim sukarelawan terus berjibaku menahan laju api. Pengerahan
helikopter water bombing juga terus diintensifkan guna mencegah kobaran api menerjang dan menghancurkan rumah-rumah penduduk.
Memasuki minggu kedua bencana ini, kerugian ekologi yang ditimbulkan semakin masif. Media lokal mencatat bahwa lebih dari 12.600 hektare lahan di Yunani telah hangus terbakar menjadi abu.
Krisis ini tidak hanya terjadi di Yunani. Secara keseluruhan, dampak cuaca ekstrem ini telah meluluhlantakkan lebih dari 434.000 hektare lahan di berbagai wilayah Uni Eropa. Bencana kebakaran hutan serupa kini juga tengah memorak-porandakan negara-negara tetangga seperti Prancis, Spanyol, dan Italia.