16 April 2026 15:34
Volume dan nilai transaksi pembayaran lintas negara di kawasan Asia Tenggara mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan para Menteri Keuangan se-Asia Tenggara, penguatan konektivitas pembayaran regional ini menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi inklusif di kawasan tersebut.
Sepanjang 2025, transaksi QR lintas negara mencapai 36,2 juta transaksi dengan nilai setara 716,4 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp12,24 triliun. Selain penggunaan QR code, layanan transfer person-to-person (P2P) juga menunjukkan tren positif dengan total 1,6 juta transaksi senilai 305,7 juta dolar Amerika Serikat atau setara Rp5,22 triliun.
Berdasarkan joint statement dari pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN, disebutkan bahwa hingga Desember 2025, telah terbangun 29 koneksi pembayaran QR dan pembayaran instan P2P. Koneksi ini tidak hanya mencakup hubungan antarnegara anggota ASEAN, tetapi juga melibatkan mitra eksternal di luar kawasan.
| Baca juga: Jepang Siapkan Bantuan Rp171 Triliun untuk Perkuat Pasokan Energi Asia Tenggara |