Waspada! Kolesterol Tinggi Bisa Picu Batu Empedu, Simak Solusinya

17 April 2026 17:20

Mengabaikan kadar kolesterol tinggi bukan hanya berisiko pada kesehatan jantung, tetapi juga menjadi faktor utama terbentuknya batu empedu. Berdasarkan penelitian, sebanyak 80% hingga 90% kasus batu empedu disebabkan oleh penumpukan kolesterol dalam tubuh.

Dalam program Go Healthy di Metro TV, pakar kesehatan menjelaskan bahwa kolesterol yang berlebih akan dimetabolisme di hati dan masuk ke cairan empedu. Jika kadarnya terlalu tinggi, cairan empedu akan mengental dan membentuk endapan kristal yang lama-kelamaan menggumpal menjadi batu.

Kisah Ibu Yahera: Gejala yang Sering Disalahartikan

Salah satu narasumber, Ibu Yahera (59), membagikan pengalamannya saat berjuang melawan penyakit ini. Awalnya, ia merasakan gejala seperti mual dan nyeri ulu hati yang menjalar hingga ke punggung. 

Setelah menjalani pemeriksaan USG abdomen, barulah diketahui bahwa terdapat batu empedu dalam tubuhnya. Meskipun telah menjalani operasi pengangkatan kantong empedu, Ibu Yahera masih menghadapi masalah kesehatan lain, yaitu kadar kolesterol yang mencapai 219 mg/dL dan asam urat di angka 6 mg/dL.

Bahaya Komplikasi dan Pentingnya Manajemen Stres

Selain pola makan, stres juga menjadi pemicu komplikasi yang tidak boleh diremehkan. Stres yang terus-menerus dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada dan mengganggu kualitas tidur serta daya ingat.

Gejala seperti mudah mengantuk dan sering lupa (pikun dini) sering kali berkaitan dengan kualitas oksigen dan aliran darah ke otak yang tidak optimal. Jika dibiarkan, kondisi darah yang kental akibat kolesterol tinggi ini berisiko menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Bagaimana kisah selengkapnya? Saksikan hanya di Go Healthy.

Apa itu teknologi laser?

Teknologi laser adalah teknologi yang didesain untuk memproduksi sinar laser. Jika sebelumnya hanya terdapat satu laser berwara merah, saat ini sudah ada tiga sinar laser, yakni merah, biru dan kuning.

Teknologi laser terpercaya yang bisa Anda gunakan adalah Dr Laser dari Gogomall. Jika alat ini dipakai dan sinar laser mengenai penggumpalan darah di pembuluh darah, maka akan bisa diurai. Jika Anda punya hipertensi, diabetes, kolesterol, kemungkinan Anda punya penggumpalan darah.

Alat dipakai di pergelangan sehari tiga kali sebagai bagian dari pola hidup sehat. Jika Anda pakai teknologi laser sekarang, maka Anda punya peluang hidup lebih sehat pada masa mendatang.
 
Baca Juga: Waspada Lonjakan Gula Darah Pascastroke, Ini Cara Mengatasinya

Teknologi laser membantu supaya darah kita tetap terjaga baik. Teknologi laser juga mengoptimalkan sel-sel darah di pembuluh darah. Kolesterol di dalam pembuluh darah akan diubah menjadi energi.

Teknologi low laser level bisa membantu mengendalikan tensi darah tinggi, dengan meningkatkan kualitas darah dan pembuluh darah. Kekentalan darah juga bisa dicegah karena manfaatnya membuat aliran darah menjadi lebih lancar.

Teknologi laser juga bisa digunakan oleh Anda yang tidak memiliki keluhan penyakit, karena sebagai bentuk pencegahan. Gunakan teknologi laser sebagai pelengkap gaya sehat hidup Anda.

Bagaimana cara pakainya?

Teknologi laser Dr Laser digunakan di pergelangan tangan kiri sehingga sinarnya akan menyinari pembuluh nadi dan titik akupuntur di pergelangan tangan. Manfaatnya akan membantu memperlancar aliran darah dan mengurai penggumpalan darah penyebab penyumbatan.

Cukup gunakan sehari dua kali dengan durasi 15-60 menit.

Saatnya sekarang menggunakan teknologi laser Dr Laser dari Gogomall untuk mencegah komplikasi. Hubungi nomor call center (021) 8082 1200, WhatsApp/SMS center 0812 8686 9090.

Saksikan konten kesehatan lainnya yang menginspirasi di program Metro TV "Go Healthy," maupun melalui channel YouTube Go Healthy.

Ingat, kualitas darah memengaruhi kualitas hidup Anda. Jadi atasi masalahnya, cegah komplikasinya. Yuk, pesan sekarang!

Kunjungi link di bawah ini untuk info produk teknologi laser dan promo menarik lainnya.

https://bit.ly/Info-DrLaser-GoHealthy

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)