NEWSTICKER

Pemerintah Bentuk Emergency Response Team untuk Mengatasi Persoalan Kebocoran Data

13 September 2022 19:41

Pemerintah akan membentuk tim keadaan darurat atau emergency response team untuk mengatasi permasalahan kebocoran data yang akhir-akhir ini dibobol hacker Bjorka. Tim yang terdiri dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kominfo, Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) akan bekerja sama untuk mengatasi persoalan siber. 

"Tim lintas kementerian lembaga dari BSSN, Kominfo, Polri dan BIN tentu akan berkoordinasi untuk menelaah secara dalam. Emergency Response Team juga dibuat untuk menjaga tata kelola data yang baik di Indonesia serta menjaga kepercayaan publik," ujar Menkominfo, Johnny G Plate. 

Johhny G Plate juga berharap RUU Perlindungan Data Pribadi (RUU PDB) segera disahkan oleh DPR RI agar dapat menjadi payung hukum baru untuk menjaga ruang digital di tanah air. 

Sementara itu dalam kasus pembobolan data ini, BSSN kini sedang mengusut dan mencari keberadaan hacker Bjorka. BSSN mengakui adanya kelemahan pada sistem dan faktor manusia dibalik kebocoran data. 

"Siber itu bisa menggunakan nama samaran dan untuk mendapatkan siapa orang sesungguhnya itu butuh waktu dan koordinasi," ujar Kepala BSSN, Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian.