5 October 2022 18:45
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto meminta maaf karena ada lima prajuritnya yang bertindak berlebihan saat menangani kericuhan di Stadion Kanjuruhan. Mayjen TNI Nurcahyanto mengatakan tindakan prajuritnya sebagai tindakan overacting atau bereaksi berlebihan.
Hal ini disampaikan Pangdam V Brawijaya usai mengikuti upacara HUT TNI di Surabaya. Tindakan berlebihan yang dilakukan personel TNI di Stadio Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) lalu mengakibatkan beberapa suporter Arema FC terluka.
Prajurit TNI yang melakukan tindakan berlebihan tersebut sedang diproses sesuai hukum yang berlaku. Mereka diperiksa di Denpom Malang.
"Saya selaku Pangdan V meminta maaf. Prajurit sedang diproses sesuai hukum yang berlaku." ujar Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Nurcahyanto.