NEWSTICKER

Pakar Pastikan Eliezer Menembak Karena Relasi Kuasa Sambo

21 January 2023 21:11

Pakar Hukum Pidana Jamin Ginting mengatakan, Richard Eliezer menembak Brigadir Yosua karena relasi kuasa dari Ferdy Sambo.

Jamin menyebut, perkataan Jampidum yang mengatakan tuntutan Eliezer harusnya dibandingkan dengan Sambo tidak tepat. Hal tersebut lantaran Sambo mendapatkan tuntutan penjara seumur hidup karena pasal yang dilanggar bukan hanya pembunuhan berencana melainkan obstruction of justice.

"Tuntutan Richard dan Sambo tidak bisa disamakan karena tuntutan dakwaannya saja juga berbeda," kata Jamin Ginting dalam program Kontroversi Metro TV.

Sebelumnya, Richard Eliezer dituntut 12 tahun penjara oleh JPU atas perannya sebagai eksekutor sekaligus justice collaborator kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Tuntutan tersebut dibacakan oleh JPU dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2023). Tuntutan didasarkan keterangan para saksi dalam sidang-sidang sebelumnya.

Tuntutan dengan hukuman 12 tahun penjara diberikan JPU berdasarkan dakwaan primer dengan pasal 340 jo 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) menegaskan bahwa tuntutan 12 terhadap Richard Eliezer sudah tepat. Eliezer bisa saja dihukum lebih rendah dari tuntutan Jaksa jika Majelis Hakim memiliki pandangan hukum lain. 

Jampidum mengungkapkan, Richard Eliezer bisa dituntut hukuman penjara seumur hidup layaknya Ferdy Sambo, namun karena Eliezer telah menggunakan keberaniannya untuk membongkar kasus pembunuhan Brigadir J, Jaksa menuntut hukuman 12 tahun penjara.