11 February 2023 14:29
Perjuangan para siswa sekolah dasar di Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, sangatlah tidak mudah. Mereka harus berjalan kaki sepanjang empat kilometer hingga menyeberangi dua sungai besar selebar belasan meter dengan arus yang sangat deras.
Para siswa harus berjuang melintasi hutan dengan kondisi jalan yang menanjak dan terjal. Bahkan saat memasuki musim hujan, terkadang mereka memilih tidak masuk sekolah karena jalanan yang licin dan takut terbawa arus sungai.
Sementara itu, Petrus Wulon yang merupakan guru SD di desa setempat menjelaskan, akses jalan itu selalu dilewati warga di lima desa, hingga menuju ke Larantuka. Ia mengatakan, ketiadaan akses jalan dan jembatan membuat para siswa di kampung tersebut kesulitan saat pergi ke sekolah.
Perjalanan para siswa SD ini bukanlah perkara mudah. Para siswa dan guru berharap ada bantuan fasilitas untuk mempermudah para pelajar di Desa Lamatutu dalam mengemban pendidikan.