10 February 2021 21:41
Di tengah angka positivity rate yang jauh melebihi standar WHO dan test rate covid-19 yang masih sangat rendah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluarkan strategi pengetesan baru yakni penggunaan rapid test antigen sebagai alat diagnostik dalam pemeriksaan covid-19. Artinya jika tes swab antigen seseorang menunjukkan hasil positif, maka orang tersebut akan dicatat sebagai kasus konfirmasi positif covid-19.
Dengan strategi baru ini Menkes mengingatkan akan terjadi lonjakan kasus yang signifikan. Masyarakat diminta jangan panik jika kasus covid-19 naik sebagai akibat dari tracing dan testing yang lebih masif. Untuk mewujudkan tracing dan testing yang masif dan tepat sasaran, pemerintah juga menerjunkan Babinsa dan Babinkamtibmas sebagai pelacak kontak erat (tracer).