7 July 2026 13:21
Pantai Losari kini bukan lagi sekedar tempat wisata biasa bagi warga Makassar, karena ruang publik ini seakan tidak pernah sepi menjadi pusat pertemuan antara aktivitas warga, pariwisata hingga denyut nadi ekonomi lokal. Kehadirannya tidak hanya mempercantik wajah Kota Makassar tapi juga menjadi sumber rejeki bagi masyarakat sekitar.
Pantai Losari yang selama ini dikenal sebagai ikon wisata Kota Makassar kini tak hanya menawarkan pemandangan matahari terbenam yang memukau. Kawasan pesisir ini terus berkembang menjadi ruang publik yang hidup dan menjadi pusat berbagai aktivitas masyarakat. Mulai dari olahraga, bersantai bersama keluarga, menikmati aneka kuliner khas hingga menjadi sumber penghidupan mikro.
Ramainya kunjungan warga dan juga wisatawan setiap hari menunjukkan bahwa Pantai Losari kini bukan sekedar destinasi wisata melainkan ruang yang menghubungkan pariwisata, kehidupan sosial, dan pertumbuhan ekonomi lokal di jantung Kota Makassar.
Sejak matahari terbit Pantai Losari sudah dipadati warga yang datang untuk sekedar berolahraga hingga menikmati udara pagi. Memasuki siang hingga sore hari pengunjung dari berbagai daerah mulai memadati kawasan ini.
Wisatawan memanfaatkan momen untuk berfoto dengan latar laut, kapal pinisi, Masjid 99 Kubah, dan tentu saja ikon tulisan Pantai Losari. Mereka mengabadikan momen di berbagai spot ikonik sambil menikmati angin pantai serta mengunjungi berbagai fasilitas dan tempat wisata di sekitarnya.
“Pantai Losari itu menyenangkan menurut saya ya karena saya sudah ketagihan tiga kali ke sini. Kita jauh dari NTB tapi memang mengesankan terutama kulinernya. Kuliner yang di Makassar itu semuanya kita suka.” kata wisatawan, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Selasa, 7 Juli 2026.