Pemprov DKI Bangun 11 Rusun Jumbo Tahun Depan

25 June 2026 18:34

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah penataan kawasan perkotaan melalui penyediaan hunian vertikal. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan lampu hijau untuk pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru yang direncanakan mulai berjalan pada tahun anggaran mendatang.

"Dalam rapat anggaran, saya sudah menyetujui untuk tahun depan ini kita bangun 11 rusun baru yang besar. Untuk memberikan kemudahan secara terbuka dan transparan," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang dikutip Newsline pada, Kamis 25 Juni 2026.

Keputusan ini diambil setelah melalui proses pembahasan dalam rapat anggaran. Pembangunan rusun tersebut diproyeksikan menjadi solusi konkret bagi berbagai permasalahan kronis Ibu Kota, salah satunya adalah ketersediaan lahan yang sangat terbatas dan harga tanah yang tinggi, pembangunan rumah tapak (landed house) kini hanya bisa dijangkau oleh kalangan masyarakat mampu.
 

Baca juga: Purbaya Dukung Penguatan Akses Hunian bagi MBR

Oleh karena itu, kehadiran 11 rusun baru ini diharapkan dapat memberikan akses hunian yang lebih terjangkau bagi masyarakat luas. Pemprov DKI berkomitmen untuk menjalankan proses kepemilikan maupun penyewaan unit rusun tersebut secara terbuka dan transparan.

"Enggak mungkin Jakarta ini orang bisa memiliki lahan kecuali orang yang mampu ya, yang landed. Maka housing yang vertikal inilah yang menjadi kata kunci untuk itu, termasuk (untuk menata) PKL tadi," tambah Pramono.

Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi siapa pun yang membutuhkan hunian di Jakarta, baik melalui skema sewa maupun kepemilikan. Dengan sistem yang transparan, pemerintah berharap distribusi hunian dapat tepat sasaran dan membantu menertibkan kawasan-kawasan kumuh atau tidak teratur di berbagai titik Ibu Kota.

"Siapa saja boleh datang, siapa saja boleh berusaha di sini. Tetapi kemudian yang paling penting adalah jangan kemudian mengganggu ketertiban umum," kata Pramono.

Melalui langkah ini, Pemprov DKI Jakarta optimistis wajah kota akan menjadi lebih tertata, sekaligus meningkatkan taraf hidup warga melalui penyediaan tempat tinggal yang layak dan terintegrasi dengan pusat kegiatan ekonomi.

(Anggie Meidyana)


Close Ads X
Close Ads X