6 January 2026 23:56
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, terus memacu pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir. Langkah percepatan ini dilakukan dengan target utama agar para korban banjir sudah dapat meninggalkan tenda darurat dan menempati hunian yang lebih layak sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Saat ini, sebanyak 600 unit Huntara sedang dalam proses pengerjaan yang tersebar di 16 titik lokasi, termasuk di kawasan komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Pemerintah daerah menilai perpindahan warga ke Huntara bersifat mendesak mengingat kondisi di tenda darurat yang semakin memprihatinkan. Selain keterbatasan ruang, para pengungsi juga menghadapi masalah minimnya fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan sulitnya akses air bersih. Situasi semakin sulit karena wilayah Pidie Jaya masih sering dilanda banjir susulan.
| Baca juga: Percepat Pemulihan Aceh, KSP Salurkan Pompa Apung ke Pidie |