8 Anggota OPM Kembali ke NKRI, Serahkan 5 Senjata Api ke Satgas TNI

13 June 2026 10:52

Papua Pegunungan: Sebanyak delapan anggota aktif Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap 15 Ngalum Kupel menyatakan kembali bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam proses tersebut, mereka melepaskan atribut kelompok bersenjata yang selama ini digunakan, serta menyerahkan lima pucuk senjata api kepada Satgas TNI.

Ikrar setia kepada NKRI dilakukan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Prosesi tersebut disaksikan keluarga, tokoh adat, tokoh agama, kepala distrik, serta ratusan warga yang hadir memberikan dukungan.

Pangkogabwilhan III, Lucky Avianto, mengatakan kembalinya delapan anggota aktif OPM menunjukkan pendekatan teritorial yang dilakukan Satgas TNI mulai membuahkan hasil. Menurutnya, prajurit di lapangan aktif membangun hubungan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

"Ini menunjukkan bahwa prajurit-prajurit kita, satgas-satgas TNI di lapangan mampu menyadarkan OPM aktif untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi," ujar Lucky dalam tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Sabtu 13 Juni 2026. 


Ia menjelaskan pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pembangunan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fasilitas umum, pelayanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi warga.

Lucky juga mengimbau anggota OPM lainnya yang masih berada di pedalaman Papua untuk mengikuti langkah serupa dan kembali bergabung dengan NKRI. 

"Kami menghimbau OPM yang masih berada di gunung-gunung, di hutan-hutan, kami tunggu untuk kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Kembali membangun Papua yang damai, aman dan sejahtera. Karena sesungguhnya keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan ini hanya bisa diraih dengan pendidikan, kesehatan, tidak dengan senjata dan pertumpahan darah," ucapnya. 

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)