Presiden Prabowo Pastikan Tak Ada Lagi Desa Terisolasi di Tapanuli Selatan

1 January 2026 14:09

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi atas progres cepat pemulihan wilayah Sumatra pasca-bencana banjir bandang dan tanah longsor. Dalam kunjungan kerjanya, Presiden menegaskan bahwa akses transportasi di wilayah Tapanuli Selatan kini telah kembali normal dan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi.

Berdasarkan laporan terbaru yang diterima dari lapangan, Presiden menyatakan bahwa desa-desa yang sebelumnya terputus aksesnya kini sudah terhubung kembali. Jalur transportasi utama maupun penghubung antar-desa di Tapanuli Selatan dipastikan sudah bisa dilalui.

"Tadi dilaporkan kepada saya bahwa di Tapanuli Selatan ini sudah tidak ada lagi desa yang terputus, yang terisolasi," ujar Presiden di hadapan para pengungsi pada Rabu, 31 Desember 2025.

Meskipun sebagian besar wilayah di Sumatra Utara telah mengalami perbaikan signifikan, Presiden mengungkapkan bahwa masih ada tantangan yang tersisa. Saat ini tercatat masih ada sekitar lima desa di seluruh wilayah Sumatra Utara yang masih dalam kondisi terputus aksesnya.

Jumlah ini telah berkurang drastis dari sebelumnya yang mencapai puluhan desa. Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berhenti bekerja hingga lima desa terakhir tersebut benar-benar pulih.

"Tadi gubernur melaporkan, mungkin dari awalnya sekian puluh desa, sekarang mungkin tinggal lima desa yang masih terputus," jelasnya.
 

Baca juga: Terbang ke Aceh Tamiang, Presiden Prabowo Lihat Pembangunan Hunian

Sebagai bentuk keseriusan dalam memantau proses pemulihan, Presiden Prabowo melakukan inspeksi mendalam ke sejumlah titik infrastruktur. Kemarin, Presiden meninjau langsung beberapa jembatan Bailey yang telah dipasang untuk memastikan konstruksinya aman dan fungsional bagi mobilitas masyarakat.

Presiden menegaskan bahwa dirinya akan terus mengawasi jalannya proses pemulihan ini secara ketat. Komitmen utamanya adalah memastikan bahwa setiap warga yang terdampak bencana mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah.

"Presiden tidak ingin ada korban yang merasa ditinggal sejak terjadinya bencana," tegas Presiden.

Upaya percepatan terus dilakukan agar infrastruktur permanen dapat segera dibangun, sehingga roda ekonomi dan aktivitas sosial masyarakat di Sumatra Utara bisa kembali berjalan normal sepenuhnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)