Garuda Baseball dan Softball Club Aktif Bina Atlet Muda Menuju Pentas Internasional

18 July 2026 11:33

Meski belum sepopuler sepak bola atau bulu tangkis, cabang olahraga baseball dan softball di Indonesia menunjukkan perkembangan yang positif. Hal ini terlihat dari meningkatnya minat masyarakat dan aktifnya berbagai klub dalam membina bibit-bibit muda, salah satunya adalah Garuda Baseball dan Softball Club yang rutin menggelar latihan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pelatih Garuda Baseball & Softball, Muhammad Ihsan Rahal, menjelaskan bahwa olahraga ini memiliki kompleksitas teknik yang tinggi. Fokus utamanya terletak pada teknik melempar, menangkap, dan memukul bola. Berbeda dengan permainan kasti yang mematikan lawan dengan cara melempar bola langsung ke badan pemain, baseball dan softball menuntut kerja sama tim untuk menjaga setiap base.

"Kita harus mematikan pemain lawan dengan cara melempar bola ke arah penjaga base sebelum pemukul sampai ke titik tersebut," ujar Coach Ihsan dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, sabtu, 18 Juli 2026.

Ia juga menekankan pentingnya teknik release point dan follow through saat melempar untuk memaksimalkan tenaga dan meminimalisir risiko cedera.
 



Program pembinaan di klub ini telah membuahkan hasil nyata. Savana Queency, seorang atlet softball U-18, berbagi pengalamannya setelah tujuh tahun menekuni olahraga ini. Menurutnya, variasi teknik dalam softball membuatnya lebih menarik dibandingkan olahraga lain.

"Kalau ini kayak ada memukulnya, ada nangkap, ada lempar juga, dan bervariasi aja gitu. Kita bisa dapat skill-skill yang sebenarnya nggak harus semuanya kita kuasai tapi bisa kita kuasai satu-satu pelan-pelan,” ungkap Savana dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Sabtu, 18 Juli 2026.

Prestasi berkesannya sejauh ini adalah meraih juara ketiga dalam kejuaraan World Series Women Baseball di Filipina pada 2024, di mana ia juga dinobatkan sebagai Best Player setelah mengalahkan tim dari Hong Kong.

Tidak hanya remaja, bibit-bibit unggul juga muncul dari kategori junior. Rawiputra Radja Nuswantara, atlet baseball berusia 9 tahun, telah membuktikan bakatnya dengan meraih juara ketiga dalam kompetisi Rhinos di Legok.

Siswa kelas 3 SD ini memiliki ambisi besar untuk meniti karier sebagai atlet profesional hingga ke tingkat internasional. 

"Cita-cita saya jadi atlet baseball, pengen sampai kompetisi MLB," ujar Radja dengan penuh semangat.

Dengan jadwal latihan reguler setiap Sabtu dan Minggu pagi, baseball dan softball kini menjadi alternatif menarik bagi warga Jakarta yang mencari variasi olahraga selain lari atau bersepeda. Pembinaan sejak usia dini diharapkan dapat terus melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. 

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X