Jelang Puncak Haji Armuzna, Jemaah Patuna Travel Perbanyak Ibadah dan Penguatan Spiritual

23 May 2026 14:50

Calon Jemaah haji Patuna Travel memanfaatkan waktu di Tanah Suci dengan memperbanyak ibadah dan penguatan spiritual menjelang puncak pelaksanaan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Selain menjalankan ibadah wajib di Masjidil Haram, para jemaah juga mengikuti tausiyah, kajian keagamaan, hingga memperbanyak amalan sunnah.

Suasana khusyuk terlihat sejak dini hari saat para jemaah memadati Masjidil Haram untuk salat subuh berjamaah. Seusai salat, mereka mengikuti pembinaan ibadah yang dipimpin pembimbing haji Patuna Travel sebagai bekal spiritual menghadapi puncak haji.

Pembimbing ibadah Patuna Travel, Ustaz Yudi Fahrudin, mengatakan kajian yang digelar usai salat subuh difokuskan untuk memperkuat ketakwaan jemaah menjelang wukuf di Arafah.

“Kita dalam kajian ini membekali jemaah untuk bekal takwa persiapan menjelang hari wukuf nanti, puncak ibadah haji,” ujar Ustaz Yudi dalam tayangan Liputan Haji 2026 Metro TV, Sabtu 23 Mei 2026. 

Selain mengikuti tausiyah, para jemaah juga memanfaatkan waktu dengan membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa di kawasan Masjidil Haram. Mereka menilai kesempatan berada di Tanah Suci menjadi momen penting untuk memperdalam keimanan dan meningkatkan kepedulian sosial setelah kembali ke Indonesia.


Salah satu jemaah, Hery Soekris, mengaku materi kajian yang disampaikan pembimbing haji membuka kesadaran calon jemaah untuk lebih peduli terhadap sesama, khususnya anak yatim dan masyarakat sekitar.

"Dengan kajian tersebut kita akan membuka hati kita, kepedulian kita. Mudah-mudahan selesai dari pelaksanaan haji ini kita menerapkan di masyarakat kita," ujarnya. 

Di tengah padatnya aktivitas ibadah dan cuaca panas di Makkah, para calon jemaah tetap berupaya menjaga stamina dengan menyeimbangkan waktu ibadah dan istirahat agar siap menjalani rangkaian puncak haji.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf bersama rombongan Amirul Hajj meninjau langsung kesiapan layanan konsumsi bagi jemaah Indonesia di Armuzna. Pemerintah mengecek gudang logistik hingga mencicipi makanan siap saji yang akan dibagikan kepada jemaah selama fase puncak ibadah haji.

Menhaj menyebut pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan tenda, makanan, toilet, hingga klinik kesehatan bagi jemaah Indonesia. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi di lapangan.

"Masih belum memuaskan, makanya tadi ini Pak Kepala PPIH-nya kita minta tinggal di sini untuk memastikan semuanya bisa selesai," ucap Gus Irfan. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)