Pentingnya Cybersecurity, 5 Langkah Sederhana agar Akun Tidak Mudah Diretas-Melek Teknologi

31 May 2026 10:42

Jakarta: Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, ancaman kejahatan siber seperti pencurian data, peretasan akun, hingga penyebaran malware semakin meningkat.

Aktivitas digital yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari membuat perlindungan data pribadi menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Karena itu, memahami pentingnya cybersecurity atau keamanan siber menjadi langkah awal untuk menjaga keamanan saat beraktivitas di dunia maya.

Cybersecurity merupakan sistem dan serangkaian upaya yang bertujuan melindungi jaringan, perangkat elektronik, serta data pengguna dari berbagai ancaman dan serangan siber.

Bagi siapa pun yang aktif menggunakan internet, memiliki akun digital, atau menyimpan data pribadi secara online, menjaga keamanan siber merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko penyalahgunaan informasi pribadi.
 

 

5 Tips Melindungi Diri di Dunia Digital

Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan saat beraktivitas di dunia maya, dikutip dari Federal Trade Commission (FTC) Consumer Advice dan United Nations Federal Credit Union (UNFCU).

1. Gunakan Kata Sandi yang Kuat dan Aktifkan Two-Factor Authentication (2FA)

Akun media sosial, layanan perbankan digital, email, maupun platform lain yang menyimpan informasi pribadi perlu mendapatkan perlindungan ekstra.

Gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun dan hindari kombinasi yang mudah ditebak. Kata sandi yang kuat idealnya terdiri dari minimal 15 karakter yang menggabungkan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol.

Selain itu, aktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA) sebagai lapisan keamanan tambahan. Umumnya, sistem ini menggunakan kode verifikasi yang dikirim melalui SMS atau email. Dengan begitu, meskipun kata sandi berhasil diketahui pihak lain, akses ke akun tetap akan terhambat tanpa kode verifikasi tersebut.

2. Rutin Memperbarui Software

Mengabaikan pembaruan perangkat lunak dapat membuka celah keamanan yang berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.

Pembaruan software biasanya tidak hanya menghadirkan fitur baru, tetapi juga memperbaiki kerentanan keamanan yang ditemukan sebelumnya. Karena itu, melakukan update secara rutin merupakan salah satu langkah sederhana namun efektif untuk menjaga keamanan perangkat dan data pribadi.

3. Pastikan Keamanan Jaringan WiFi Rumah

Jaringan WiFi rumah juga dapat menjadi pintu masuk serangan siber jika tidak dilindungi dengan baik.

Apabila salah satu perangkat yang terhubung ke jaringan terkena malware, ancaman tersebut berpotensi menyebar ke perangkat lain seperti komputer, tablet, maupun ponsel yang menggunakan jaringan yang sama.

Karena itu, gunakan kata sandi WiFi yang kuat, lakukan pembaruan firmware router secara berkala, dan hindari menggunakan pengaturan keamanan bawaan yang mudah ditebak.

4. Periksa Kebijakan Privasi Sebelum Membagikan Informasi Pribadi

Sebelum mengunggah atau memberikan informasi pribadi pada sebuah situs maupun aplikasi, pastikan untuk memahami kebijakan privasi yang diterapkan.

Hindari membagikan data sensitif seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat, atau informasi penting lainnya tanpa mengetahui bagaimana data tersebut akan digunakan dan disimpan.

Selain itu, tetap berhati-hati saat berinteraksi dengan akun atau pengguna yang tidak dikenal di dunia maya.

5. Waspada terhadap Berbagai Bentuk Serangan Siber

Serangan siber dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari phishing, malware, hingga pencurian identitas.

Modus yang sering digunakan antara lain mengirimkan email, SMS, atau pesan instan yang berisi tautan maupun lampiran mencurigakan. Jika dibuka, tautan atau file tersebut dapat mengunduh malware ke perangkat pengguna atau mencuri informasi pribadi.

Oleh karena itu, jangan sembarangan membuka tautan maupun lampiran yang berasal dari sumber tidak dikenal. Pastikan pengirimnya terpercaya dan kredibel sebelum melakukan tindakan lebih lanjut.
 

Nah, menjaga keamanan digital tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Dengan menerapkan kebiasaan sederhana seperti menggunakan kata sandi yang kuat, memperbarui perangkat lunak secara rutin, serta lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan online, risiko menjadi korban kejahatan siber dapat diminimalkan. Di era serba digital seperti sekarang, keamanan data pribadi menjadi tanggung jawab setiap pengguna internet.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Odetta Aisha Amrullah)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)