Perjalanan Hubungan Iran-Amerika Serikat, dari Mesra hingga Konflik Terbuka

4 March 2026 09:20

Jakarta: Iran dan Amerika pernah bersahabat erat selama lebih dari dua dekade sebelum 1979. Pada masa itu, kedua negara menjalin hubungan yang dekat terutama setelah Perang Dunia II dan dukungan Amerika bagi pemerintahan Shah di Iran, termasuk kerja sama ekonomi dan militer yang mempererat hubungan kedua negara. 

Namun setelah Revolusi Iran 1979, persahabatan itu runtuh total menjadi permusuhan yang panjang hingga hari ini. Berikut perjalanan hubungan Iran dan Amerika mulai dari mesra hingga konflik terbuka.

Era Shah, Iran Sahabat AS


Di era 1950-an hingga 1979 atau era Shah Mohammad Reza Pahlavi, Iran adalah sahabat AS. Setelah kudeta 1953 yang didukung CIA dan Inggris, Shah kembali berkuasa. 

AS menjadi pendukung utama Shah dengan memberikan bantuan militer, ekonomi, dan intelijen besar-besaran.

Pada Waktu itu, Militer Iran dilengkapi peralatan anggih buatan AS, seperti F-14 Tomcat, system radar, dan senjata.


Revolusi Iran 1979


Revolusi Iran 1978-1979 merupakan salah satu peristiwa politik paling berpengaruh dalam Sejarah modern Timur Tengah.   Revolusi ini mencapai puncaknya pada tahun 1979 dan menandai runtuhnya kekuasaan monarki Shah, sekaligus lahirnya Republik Islam Iran di bawah kepemimpinan Ayatollah Ruhollah Khomeini.

Sementara puncak ketegangan awal terjadi saat ada peristiwa penyanderaan i Kedubes AS di Teheran (1979-1981), yang mendorong pemutusan hubungan diplomatic & pemberlakuan sanksi ekonomi. 

Perang Iran-Irak menjadi salah satu konflik paling berdarah di Timur Tengah pada abad ke-20. Pada saat itu Washington memberikan dukungan intelijen, senjata, dan logistic kepada Iran.

Perang selama delapan tahun tersebut menimbulkan korban jiwa yang sangat besar di kedua belah pihak dan kerusakan ekonomi kedua negara.

Sumber: Redaksi Metro TV

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)