Krisis Air Melanda Perbukitan Menoreh Kulon Progo, Sekolah Ikut Terdampak

30 July 2026 13:47

Musim kemarau menyebabkan krisis air di kawasan Perbukitan Menoreh, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Mata air mengering, pompa Pamsimas mengalami kerusakan akibat minimnya debit air, sementara jaringan PDAM belum menjangkau wilayah tersebut. 

Dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis 30 Juli 2026, kondisi ini telah mengganggu aktivitas warga termasuk di SD Negeri Jeruk di Dusun Clapar 1, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap yang kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk toilet dan wudu siswa. Selama lebih dari dua bulan warga mengandalkan bantuan air bersih yang datang satu hingga dua kali sepekan dan harus dibagikan secara bergiliran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, kekeringan juga menimpa daerah Sukoharjo, Jawa Tengah. Menanggapi hal ini, Kodim 0726 Sukoharjo bersama gabungan pegiat sosial Soloraya menyalurkan enam tangki air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kecamatan Weru dan Bulu. Selain mendistribusikan air bersih, bantuan juga mencakup instalasi pipa untuk memperluas akses air ke permukiman warga. 

Aksi kemanusiaan yang melibatkan TNI, PMI, komunitas sosial, dan sektor swasta ini diharapkan dapat meringankan dampak musim kemarau dengan rencana memperluas program serupa ke wilayah lain di Soloraya.

Kekeringan juga melanda Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Dinas Pemadam Kebakaran hingga mengerahkan dua armada untuk menyiram sekitar 250 hektare sawah yang dilanda kekeringan di Desa Rappang Barat, Kecamatan Mapilli. Langkah ini dilakukan guna membantu petani menyelamatkan tanaman padi yang memasuki masa pembuahan agar terhindar dari ancaman gagal panen akibat kemarau panjang.

Penyiraman dilakukan secara berkala dengan mengalirkan air ke lahan persawahan yang selama dua bulan kekurangan pasokan air setelah sumber irigasi mengering.

Petani berharap pemerintah segera menghadirkan solusi jangka panjang agar persoalan kekeringan yang berulang tiap musim kemarau tak terus mengancam hasil panen.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X